Untuk Bee Berlanjut atau Berakhir
Entah
dimulai atau tidak, yentu kapanpun itu perasaan ini akan berakhir. Namun, diri
ini masih belum meyakini kebenaran hati nurani untuk melupakan segala perasaan
yang hampir tersimpan 3 tahun belakangan ini. Perasaan yang tak pernah sampai.
Perasaan yang entah mengapa begitu terasa lama menurut diri ini, karena kita
terpisah cukup jauh dan tak ada contact cukup baik antara kita. Sudah barang
tentu kau terlalu berkesan untukku kala itu. Kala aku masuk sekolah menengah
atas kita dengan segala kepolosan. Teramat istimewa melihat seorang dengan
postur yang berbeda dan terlihat cukup menonjol untuk urusan kedisiplinan
mengunjungi rumah Allah sekolah kita.
Saat
ini, aku bimbang antara keyakinan melupakan atau tetap bertahan dengan
keegoisan karena begitu spesialnya dirimu mengisi masa putih abu-abuku. Akupun
akhir-akhiir ini masih berusaha menginterogasi hati nuraniku untuk jujur.
Sebenarnya, mungkin memang tak ada untung taupun rugi diri ini jika harus
melupakan atau melanjutkan perasaan ini. Sepertinya tak ada sedikitpun untung
atau rugi. Namun, akan lebih baik jika dalam pengambilan ini disertai dengan
keyakinan dan langkah yang mantab. Pengambilan sikap yang harusnya cepat dengan
kedewasaan berpikir yang harus lebih matang, mengingat usiaku ini terus beranjak.
Untuk
perasaan ini, entah harus bagaimana dalam mengurusinya. Perasaaan ini hanya ada
di hati diri sendiri, dalam hatiku. Dan tentu hanya aku dan Rabb-ku yang tahu.
Entah apa harus bertanya dan mencari pendapatg orang. Namun, jika dipikir diri
ini terlalu kerasa kepala untuk mencari kritik dan saran orang untuk urusan
perasaan.
Yaa
Rabb, hanya pada-Mu lah kembalinya segala urusan. Dan aku serahkan semuanya
kepada_mu, kepada keagungan kuasa-Mu. Hamba ini mengingingkan nikmatnya
tawakkal pada-Mu. Berilah petunkuk diri ini untuk bisa memutuskan. Aamiin.
Karena, segala yang terbaik hanya Engkaulah Yang Maha Tahu, Rasbb. Engkaulah
yang menciptakan dan barang pasti Engkau yang berhak untuk menghempaskannya.
BERAKHIR
/ BERLANJUT
PJN,
30 Agustus 2013
L.
Rohka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar